Rumah yang Tidak Lagi Beralamat
Karya: Azzahra Rizky RamadhaniMalam hujan terlalu deras,
di depan pintu yang lama tak kuketuk.
Lampunya masih menyala,
tiada suara ibu,
tiada tawa di meja makan.
Kursi kosong berdebu,
teh yang telah dingin.
Maaf aku terlambat.
Kusentuh debu kenangan,
yang kurindukan bukan rumah ini,
melainkan masa yang berarti.
Pintunya masih ada,
alamatnya masih sama,
namun orangnya tiada.
Aku kehilangan tempat pulang.
Demak, 7 September 2026