Pergi Yang Tak Kembali
Karya: Ary Puspita WidyasariRindu mencengkeram hati binasa
Berderap bak kehabisan masa
Menggenggam pilu dibalut nestapa
Untuk kekasih yang hampir terlupa
Malam itu hening menyapa, benar?
Bersama dua anak manusia dengan jiwa yang gegar
Baru saja mereka dipaksa tegar
Guna tidak lagi saling memberi kabar
Pada akhirnya kita saling melepas
Oleh waktu yang nyatanya tak pernah puas
Mengoyak sanubari yang bersikeras
Bahwa semua akan kembali bergegas
Sungguh, aku benci mengingat
Pikiranku kacau terikat
Engkau dan aroma hujanmu yang menyengat
Bagai guntur berteman kilat
Maaf, bila saat itu kau kupaksa pergi
Titah membawa diriku harus mengikuti
Kekasih yang dulu membersamai
Kini bersisa akhir dalam derai
Anggaplah diriku penjahat di sini wahai kekasih!
Meski hati ini terasa perih ….
Pergi! Jangan kembali!
Demi bahagiamu di ujung nanti, lepaskan aku berteman sepi
Depok, 17 September 2026