Tempat Pulang

Karya: Aria Puspita Sari



Dia bukan sekadar tempat singgah.
Dia bukan sekadar tempat berteduh.
Dia adalah rumah, tempat aku selalu ingin pulang.

Tempat segala lelah dan riuhnya dunia kuletakkan tanpa takut dihakimi.
Di sisinya, aku menemukan tenang
yang tak selalu mampu diberikan oleh waktu.

Dia yang kusebut sahabat.
Bukan karena darah yang mengalir sama.
Bukan pula karena ikatan keluarga.
Melainkan karena ia selalu ada.

Merangkul bahuku ketika gemetar.
Menghapus dukaku tanpa banyak bertanya.
Seolah jiwa dan raga yang saling menguatkan, hingga perpisahan terasa begitu menyakitkan.

Namun aku percaya, setiap pertemuan akan menemukan jalannya.

Dan bila suatu hari nanti kami sama-sama berlabuh pada pelukan orang yang kami cintai,
semoga persahabatan ini tetap menjadi rumah, meski jalan kami tak lagi sama


Medan, 21 Juli 2026