Wasiat Kerinduan Untuk Pulang
Karya: Aditia TampubolonKuayunkan langkah menembus gemerlap lorong kota
Meninggalkan desa nan tenang tempat kehangatan bertakhta
Demi pencarian nafkah, kutempuh sejuta derita
Demi senyum indah buah hati serta juwita
Peganglah wasiat kerinduan di batas cakrawala
Bahwa janji pulang bukan sekadar bual kata
Suatu hari aku kembali meretas duka
Memeluk erat rumah tanpa tersisa lara
Ketahuilah penantian panjang ini sangat berat
Menapis sunyi waktu yang terus mengikat erat
Namun rinduku bertumpu pada ketetapan tersirat
Menuntun kepulangan menuju dekap hangat
Roda takdir terus berputar mengukir perjalanan
Mengajarkan makna mendalam di balik perpisahan
Sebab tidak ada kepergian tanpa tujuan
Dan tidak ada kepulangan tanpa perjumpaan
Dalam siklus alur kehidupan, ada pergi dan pulang
Melintasi kelam malam menuju ufuk terang siang
Penantian serta pertemuan hadir saling menopang
Menyempurnakan seluruh takdir hingga terasa tenang
Deli Serdang, 06 September 2026