Setia dalam Doa
Karya: Widuri HerowatiDi antara lipatan masa yang berdebu,
aku masih menyimpan namamu dengan rapi,
meski jejak langkah tak lagi sama.
Ada luka yang pernah kau tertoreh di bilik hati
sebuah pedih yang perlahan mengajari arti melepaskan
Kini tak ada tegur sapa,
Tiada lagi gelak tawa pengusir malam.
Namun di balik diam yang membentang,
aku memilih cara lain menjadi kawan
menenun kesetiaan lewat bait doa
Bila di dunia nyata langkah kita harus berseberangan,
maka di hadapan Tuhan, namamu selalu hadir tanpa syarat.
Kumaafkan sembilu yang pernah singgah,
kulumat seluruh rasa kecewa menjadi ketulusan.
Sebab menjadi sahabat tak selalu harus menggenggam tangan,
cukup dengan tak pernah berhenti menyebutmu dalam kebaikan.
Biarlah doa menjadi jembatan tersembunyi,
menjagamu dari jauh
Begitulah cara terbaikku setia
menyayangimu sebagai kawan,
dalam pasrah dan sunyi yang tenang.
Tulungagung 12 Agustus 2026