Yang Masih Mengetuk
Karya: Ni Luh Eka SeptianiYang Masih Mengetuk
Dinding belum terkikis,
laut belum juga surut.
Labirin belum usai terurai.
Pintu telah diketuk,
namun pemiliknya enggan membuka.
Bagaimana kusampaikan pada dinding
bahwa aku ingin melewatinya?
Bagaimana kubisikkan pada laut
bahwa aku ingin menenangkannya?
Bagaimana kutanya pada labirin
dimana jalan pulang berada?
Dan bagaimana kusampaikan pada pemilik rumah itu
bahwa aku masih disini?
Tidak mundur barang selangkah,
tidak pula menoleh ke belakang.
Aku masih mengetuk,
menunggu pintu dibuka,
menunggu dipersilakan masuk.
Bali, 10 Agustus 2026