Karya: Muhammad Sakha Mahardika
Dibawah sinar lampu istana yang benderang,
wajahmu tak kehilangan cahayanya.
Awalnya kupikir mataku yang salah,
namun setelah sekian lama,
kutahu kau memang memancarkan cahayamu sendiri.
Kutatap potret wajahmu di tengah aula rumahku,
membawaku jauh ke hamparan ladang gandum pada musim gugur,
ditemani para merpati terbang dan hinggap di topi sang penjaga.
Seakan kau di sampingku,
kulantunkan melodi pianomu
di tengah taman wisteria yang mekar abadi.
Mahkota mu tetap bersinar layaknya mentari
Kembali kutatap potretmu, ditemani para wisteria yang mekar di sampingku.
Yang Mulia Ratu,
inikah yang kau dambakan?
Kab. Malang, 19 Agustus 2026