DERAP SETIA PERTIWI
Karya: MUHAMAD AHSANUL ALBABDi tengah ruang yang terus berputar,
Bumi merangkul setiap yang bernapas,
Menahan jerit dan tanah terbakar,
Tanpa pernah berniat untuk melepas.
Ia menampung darah dan duka,
Tanpa lari mengejar takdir baru,
Setia menukar malam dan buka,
Menjadi benteng di tengah debu.
Manusia sering lupa arah pulang,
Merusak rumah yang memberi nyawa,
Namun bumi tetap teduh dan tenang,
Menanti anak nakalnya bertobat jua.
Sebab bumi tidak pernah berhenti,
Menjaga janji yang telah terpatri,
Setia bumi adalah kesabaran abadi,
Tetap mendekap meski ditikam tiap hari.
Bojonegoro, 10 Agustus 2026