Sampai titik embun terakhir
Karya: Maura Qonitatul Husna ATetes ketujuh
Di ujung kursi peron
Sepasang manik tua menanti insan
Ia yang tercipta hanya untukku
Tetes kedelalan
Pandanganku teguh menatap seberang
Angin menghempas gaun bermotif bunga
Kewalahan ia menahan kepaknya
Tetes kesembilan
Insan nirmala itu akhirnya sadar
Si buruk rupa menatapnya dari seberang
Ia tersenyum, sepasang mata hazel menyipit halus
Tetes kesepuluh
Aku mengira menyatu dalam dekapnya selamanya
Namun waktu melemparku jauh
Di seberang peron itu, mula titik temu
Bandung, 20 Agustus 2026