Musafir Cinta di Tanah Parahyangan
Karya: Maisya Zahra Al FitriyaRentang masa yang belum bersua,
inginku berdansa di tanah yang sama
namun, rentetan takdir membawaku ke arah berbeda.
Jika begitu, tidak mengapa..
kata surinder kepada taani;
Jangan katakan selamat tinggal,
karena kita akan bertemu kembali sebagai musafir cinta.
Tak kusangka perantauan menjadi tempat berlabuh
apakah kelak diri ini akan menetap?
ataukah kembali ke kampung halaman.
layak papan yang menghiasi jalanan dengan tulisan dari bung karno katanya;
Aku kembali ke Bandung kepada cintaku yang sesungguhnya.
Meskipun dirinya sempat berceloteh bahwa "kau bukan bagian dariku" namun aku berpacu pada rentetan baku katamu sebelum ini "bukankah diriku adalah dirimu? Lantas apa bedanya"
Mari kita saksikan dirinya yang singgah dengan sungguh itu.
Memapah kisah panjang pada ending bahagia.
Bandung, 16 Agustus 2026