Akar yang Tak Berpindah
Karya: Kesia Mayeka Romorani SimarmataTak seorang pun memuji akar
yang setia memeluk bumi.
Namanya tenggelam dalam gelap,
namun darinya kehidupan bertumbuh.
Musim berganti.
Daun belajar gugur.
Angin membawa segala yang mudah berpindah.
Hanya akar tetap tinggal.
Ia tak mengejar cahaya,
tetapi memastikan setiap pucuk
tetap mengenal langit.
Kesetiaan bukan hasrat yang untuk dikenang.
Kesetiaan adalah keberanian menjaga
meski tak seorang pun menyaksikan.
Waktu menguji
bukan tentang badai,
melainkan kesempatan
untuk meninggalkan.
Namun akar memilih
tetap memeluk bumi.
Barangkali,
yang menguatkan pohon
bukan batangnya,
melainkan sesuatu
yang tak terlihat,
tetapi tak pernah ingkar.
Di sanalah setia tumbuh:
diam,
teguh,
menghidupi kehidupan,
hingga musim terakhir.
Pematangsiantar,05 Agustus 2026