Kekal
Karya: FATMA ARIANI KUSUMADEWISemilir angin melewati pepohonan yang menyelimuti
Mengayunkan bunga-bunga di antara tanah yang hening
Namun namamu masih terpatri di hadiratku
Tatkala rentang waktu membawa ragamu berlayar pergi
Berulang kaliku melunakkan hati untuk beralih
Akan tetapi setiap laku bermuara ke insan yang singgah
Senantiasa menuntunku kembali
Menujumu lagi
Rasa kala berpapasan dengan sosok penggantimu pun lenyap tanpa makna
Layaknya kebisingan yang tiada jua beringsut pergi
Namun kau serta-merta muncul dengan melodi yang permai
Menyudahi kebisingan itu dengan lakumu sendiri
Tanpa menahu kebisingan itu akan kembali
Manakala melodi itu kembali menitis sunyi,
Barulah kusadari
Bukan aku yang gagal menemukan bayang penggantimu
Justru sanubariku yang tak pernah berniat menggantikanmu
Lantaran, selepas hadirmu sirna
Aku hanya sekadar menempa langkah hidup
Dengan naungan yang sengaja tetap kusimpan untukmu
Tanpa berniat mempersilakan orang lain memasuki hidupku
Untuk menggantikanmu.
Bombana, 11 Agustus 2026