Sehina itukah aku?
Karya: Farrely Satya PutraRasa yang kutahan selama ini.
Berubah menjadi sesak di dadaku.
Sayatan di tubuhku.
Menghancur leburkan raga dan jiwaku.
Dengan kejinya, kau rajam diriku.
Tanpa rasa kasih, engkau siksa aku.
Sehina itukah aku di matamu?
Hingga kau bahkan tak sanggup menatapku
Kebencianmu membekas bagai luka yang tak pernah hilang
Kesunyian yang engkau berikan menjadi siksaan bagiku.
Sehina itukah aku di matamu?
Hingga aku pantas mendapatkan siksaanmu.
Sampai mati mengenaskan tubuhku.
Engkau takkan pernah puas.
Sebab aku terlalu hina di matamu.
Hingga terbujur pun tubuhku, akan selalu hina di matamu.
Jambi, 18 Agustus 2026