Gaung Keabadian Berdenyut di Nadi Semesta
Karya: Safiatul Nurul HidayahSenja meneteskan tembaga di pelupuk cakrawala
Sunyi menumbuhkan lumut pada usia
Namamu menjelma aksara sebelum bahasa
Berdiam abadi di nadi semesta
Ufuk meneguk sisa nyala yang rapuh
Angin merapal jejak yang tak pernah luluh
Aku hanyalah jeda di antara musim
Sedang kau tetap arah yang tak tersalin
Langit melipat jingga ke balik fana
Waktu menimbun cahaya menjadi rahasia.
Yang gugur tak pernah benar-benar tiada,
Ia hanya berganti wujud menjadi kenangan
Saat malam menyarungkan jelaga pada langit
Senja masih menyisakan denyut yang lirih
Di antara segala yang belajar sirna
Kaulah luka paling indah yang enggan binasa
Kediri, 1 Juli 2026