Senja Mengantarkan Pulang
Karya: NUR AZIZAHSenja menumpahkan jingga di pelupuk langit, seolah langit sedang menulis surat perpisahan kepada matahari yang perlahan tenggelam. Di antara cahaya yang meredup, angin membawa bisikan tentang waktu yang tak pernah berhenti berjalan. Burung-burung pulang dengan kepak yang tenang, sementara dedaunan bersujud mengikuti irama alam yang penuh kebijaksanaan.
Di hadapan senja, aku belajar bahwa keindahan tidak selalu berarti menetap. Ada yang harus pergi agar lahir ruang bagi harapan baru. Matahari tak pernah menangisi tenggelamnya dirinya, sebab ia percaya fajar akan kembali menyapa bumi dengan cahaya yang sama tulusnya.
Maka kupeluk setiap kehilangan sebagai guru kehidupan. Kubiarkan rindu menjelma doa, dan luka berubah menjadi jalan menuju kedewasaan. Sebab senja bukan sekadar akhir hari, melainkan pengingat bahwa setiap langkah pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pemilik kehidupan. Saat malam menutup langit dengan selimut bintang, kusadari satu kebenaran yang tak pernah berubah: kita hanyalah pengembara yang sedang diantarkan pulang, membawa amal, harapan, dan cinta menuju keabadian.
Pacitan, 7 juli 2026