Anganku perihal, Hujan??
Karya: Kholifatul Hafiza Cahya RahmadaniHujan datang ditengah kelelahan yang Aku pendam, Menguyur baju seragam yang Ku kenakan.
Seperti melepaskan suatu hal menyakitkan
Dan terpendam, itulah yang dirasakan awan.
Jalanan berubah menjadi cermin, memantulkan
Payung dan diriku yang berdiri dibawahnya.
Mataku melihat kedepan, disana diriku langsung terdiam..
Ternyata didunia ini... selain Tuhan, hujan juga
Tak pernah berpura - pura, ya? Ia hanya turun, membasahi Dan lalu pergi..
Tapi.. Ia juga tak selalu ada, Dia hanya datang jika awan Gelap, bahkan terkadang hanya gelap dan tak turun hujan. Ya.. itulah angan - angan.
Bagaikan kesedihan dibawah kecemaraan,
Bagaikan angan yang tak kunjung datang..
Itulah anggapanku soal Hujan.
Kediri, 4 Juli 2026.