Terapi Rinai
Karya: Italia Nadinda PutriciaLelah melarut dalam dingin air
Tusukan rintik terapi bagi penat
Ada perih yang merayakan bahagia
Saat beban luruh dibasuh semesta
Cipratan air di atas aspal kelam
Menuntun sepasang kaki berdansa
Membuat langit yang pekat gulita
Tak lagi mampu meredam debar di dada
Di bawah langit tanpa bintang
Bias cahaya kota perlahan pudar
Melukis pelangi yang samar
Membawa lara berganti damai
Mengubah gigil menjadi peluk hangat
Aku pun pasrah menyerah seutuhnya
Biarkan kau memelukku lebih lama
Surabaya, 10 Juli 2026