KETIKA SENJA MENYEBUT NAMAMU
Karya: Apryani Lestari Br SitepuDi bawah langit yang berwarna jingga
Aku belajar tentang jatuh cinta,
Ternyata tak selalu datang membawa gejolak.
Kadang ia hadir selembut senja,
Yang perlahan memeluk luasnya cakrawala.
Awalnya hanya sebaris namamu yang singgah di sela pikiranku.
Lalu berubah menjadi getar yang tak sempat ku jelaskan
Namun, selalu kembali di saat senja datang perlahan.
Sejak mengenalmu, aku mulai mengerti
Mengapa senja selalu di nanti.
Ia tak hanya pulang membawa matahari,
Melainkan meninggalkan seberkas hangat yang diam - diam menetap di dalam hati.
Sebab cinta bukan tentang siapa yang lebih dulu mengucapkannya
Tetapi siapa yang tetap tinggal, meski waktu mengajarkan perpisahan.
Jika kelak kita dipisahkan jarak,
Biarlah senja menjadi saksi
Bahwa pernah ada musim yang mengajarkan kita cara menunggu
Tanpa pernah meminta.
Dan bila suatu hari kau bertanya kapan semuanya bermula?
Barangkali jawabannya cukup sederhana
" Sejak senja tak lagi sekedar akhir dari sebuah hari,
Melainkan awal dari setiap diam yang selalu menyebut namamu dalam setiap doa. "
Langkat, 30 Juni 2026