Amalia Husna - Hujan yang Kuseduh Sebagai Espreso (Lirika 10)

📅 Juli 10, 2026

Hujan yang Kuseduh Sebagai Espreso

Karya: Amalia Husna


Malam ini cakrawala berderai khidmat,
Melarung seluruh rintik bisu.
Menuang sesaji dari kendi pualam
yang retak oleh abad.

Kusuguhkan secangkir espresso.
Barangkali Tuhan berkenan berbual sebentar.
Sembari kubentangkan sapu tangan sutra di pangkuan,
Menadah butiran rintik
yang menampar kelopak seng, pada mimbar kelam.

Guyurnya menjadi embun temaram
Bagi senyap yang sempat kita pusarakan.

Semilir merapat, menyusup di sela kisi jendela.
Kubiarkan gema bertakhta di dinding serambi,
Di relung yang dulu kau bisikkan sebagai pulang.

Lantas mega beranjak.
Menelan wewangian basah
Yang terlalu lapang, untuk ditampung sepasang telapak.


Pemalang, 10 Juli 2026