DIBALIK CAHAYA SENJA
Karya: TINA CAHYAWATIDisaat hari beranjak ke senja yang membungkus raga,
tempat bercerita, tak ada uluran tangan.
Aku berjalan sendiri membawa rindu, luka, dan harapan.
Awalnya bertanya, mengapa jalanku begini?
Namun lama-kelamaan aku mengerti:
kesendirian bukan kutukan, tapi jalan memurnikan hati.
Saat tak ada manusia yang bisa diandalkan,
aku belajar hanya berpaling kepada Tuhan.
Saat tak ada yang menolong, aku menguatkan diri sendiri.
Saat tak ada tempat meluah, rasa itu berubah menjadi karya.
Kini aku yakin, sepi mengajarkan kesabaran.
Aku berjalan maju dengan keyakinan:
keadilan pasti tiba, hakku akan kembali,
dan aku akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya.
Mataram 13 juni 2026