Senja yang Tak Pernah Selesai
Karya: Nafisah TufailahAda warna yang enggan menjadi gelap,
seperti kita yang enggan menjadi kata.
Kau menyimpan namaku di ujung lidah,
aku menahan tanyamu di balik diam.
Kita pernah tahu, tanpa pernah mengaku,
bahwa rindu itu nyata sebelum sempat ditulis.
Lalu langkah membawa kita ke jalan berbeda,
tanpa satu pun dari kita berani menoleh.
Kini kabar tentangmu kudengar dari angin,
bukan dari mulutmu sendiri.
Kita masih saling tahu, tanpa saling tanya,
seperti senja yang tahu malam akan datang,
namun memilih bertahan sedikit lebih lama
di antara cahaya yang setengah hilang.
Aku tidak menunggumu pulang.
Aku hanya belum selesai
dengan warna yang kau tinggalkan.
Pangandaran, 30 Juni 2026