Hujan Yang Tidak Membawa Pulang
Karya: NADIAHujan turun perlahan di ambang malam,
mengetuk jendela seperti seseorang yang ingin pulang.
Aku membiarkannya bercerita,
tentang langit yang rela melepaskan apa yang tak lagi dapat digenggam.
Setiap rintik jatuh membawa wajah-wajah lama, nama-nama yang pernah tinggal begitu dekat di hati.
Mereka pergi tanpa suara, menyisakan kenangan yang tumbuh menjadi rindu.
Aku kira waktu akan menghapus segalanya, namun hujan selalu tahu jalan menuju ingatan.
Ia datang membawa kembali hal-hal yang telah lama hilang, lalu meninggalkannya sebagai luka yang belum sepenuhnya sembuh.
Malam semakin larut, hujan akhirnya reda,
Tetapi ada satu hal yang tidak ikut pergi,
perasaan bahwa seseorang yang pernah menjadi rumah, kini hanya tinggal alamat dalam kenangan.
Lampung, 21 juni 2026