DI BAWAH RINTIK
Karya: Lia rounaqi faidlohLangit kelabu menurunkan tetesnya
Mengetuk atap kamar kecilku
Membasuh debu di jalan pulang sekolah
Seperti bisikan yang senantiasa terngiang:
“Berdirilah tegap, janganlah mudah goyah”
Hujan turun membersihkan segala noda
Namun tak sanggup hapus luka yang mengerat
Setiap butir jatuh memukul bumi
Seperti beban yang kian lama mencekik
Konon rintik itu pasti akan reda
Cahaya kembali menyapa ufuk timur
Begitu nasihat yang terus terulang
Saat raga terasa makin lelah menahan
Siapa menyangka di balik ketegangan
Ada jiwa muda yang basah, sesak terikat erat
Hujan pun kadang meluruh sangat deras
Sebelum akhirnya mereda perlahan
Aku belajar dari tetesnya yang tabah
Meski jatuh bertubi tak pernah mengeluh
Tegap bukan berarti tiada rasa pedih
Aku yang masih muda terus berusaha tegar
Tetap melangkah meski basah dan letih
Malang, 21 Juni 2026