senja yang membiru
Karya: lenita sevianisenja mengingatkanku akan wajahmu,
wajahmu yang ceria bak bunga sepatu.
terkadang senja adalah saat yang paling tenang.
namun, senja juga terkadang mengingatkan pada rasa yang tak kunjung menghilang.
disaat matahari mulai condong ke barat,
maka disaat itu pula, sinarnya seolah mengingatkan berbagai kebahagiaan yang sesaat.
entah bagaimana senja bisa seindah itu.
dipadukan dengan rumput, bunga, serta kupu kupu.
semua itu terpadu menjadi satu dan mencipta keindahan.
sayangnya, keindahan itu hanya bisa dikagumi dari jauh, seperti halnya cinta kita, yang telah terhalang oleh tanah.
hari demi hari ku jalani sendiri,
duduk menikmati senja dengan secangkir kopi.
namun, entah kenapa rasanya tak sama lagi,
kukira.. karena kopinya pahit.
ternyata karena engkau telah pergi tanpa pamit.
rasanya baru kemarin hari- hari itu indah itu kujalani.
namun, nyatanya sudah hampir 2 tahun lalu engkau pergi dan tak akan kembali.
terkadang, waktu yang sesaat memiliki makna yang hebat.
seperti halnya senja, ia hanya muncul saat matahari mendekati akhir shiftnya, lalu berganti dengan kegelapan malam yang amat lambat.
pemalang, 24 juni 2026.