Tetesan Hujan Bagaikan air Mata
Karya: ADELFINA KRISTIANA LOBOLangit menunduk dalam balutan kelabu,
menitip rintik yang jatuh perlahan.
Setiap tetesan hujan bagaikan air mata,
membawa kisah yang tak sempat
terucapkan.
Di balik dinginya angin yang berembus,
tersimpan rindu yang tak kunjung usai.
Ada harapan yang masih bertahan,
meski hati pernah di penuhi luka dan sepi.
Hujan mengajarkan bahwa kesedihan
tak akan tinggal selamanya.
Setiap air mata yang jatuh ke bumi
akan menyuburkan kekuatan di dalam hati.
Saat mentari kembali menyapa,
aku percaya ada pelangi yang menanti.
Sebab di balik setiap tangis dan duka,
selalu tersimpan cahaya untuk memulai
kembali.
Menggit timbi, 26 Juni 2026