Karya: Tri Lestari Hari Respati
Aku merindumu
tanpa koordinat yang bisa kutuju.
Rindu itu bergerak seperti pasang...
datang memeluk tanpa suara,
lalu surut meninggalkan ruang yang sama.
Kita berada di satu sistem yang sama,
namun tidak pernah benar-benar bertemu lintasan.
Seperti dua benda yang saling menarik,
tanpa pernah menjadi satu titik.
Ada jarak yang tidak diukur oleh meter,
melainkan oleh waktu yang tak sinkron
dan arah yang tak sepakat sejak awal.
Setiap malam aku menatap langit yang sama,
mencari jejakmu di antara cahaya yang tertunda,
hanya untuk memastikan kau masih ada...
meski tidak pernah dekat dengan cara yang sama.
Cilegon, 15 Mei 2026