Ketika Kesempurnaan Memilihku
Karya: SERVASIUS BANASEMata yang tak pernah luput dari keindahan,
mulut yang tak henti menyulam kekaguman.
Apakah ini yang selama ini kunantikan?
Ataukah hanya serpihan luka
yang datang dengan wajah kebahagiaan?
Bagaikan memenangkan undian,
kau, sang bintang paling terang,
justru memilih diriku
yang hanyalah lelaki biasa
dengan keberuntungan yang tak pernah kuduga.
Apakah kau memilih dalam keadaan sadar, sayang?
Di tiap pertemuan selalu lahir pertanyaan,
benarkah aku seseorang yang kau nantikan?
Ataukah hanya jeda kecil
dari kisah yang nantinya kau tinggalkan?
Pikiranku sibuk menenun prasangka,
dipenuhi riuh cemas dan keraguan
yang tak kunjung menemukan tenang.
Namun kau tak pernah lelah meyakinkan,
bahwa segalanya dapat dijalankan
selama ada hati yang saling menguatkan.
Tiap bait yang kau ucapkan
menjelma pelukan bagi pikiranku yang berisik,
seakan berkata bahwa cinta
tak selalu menuntut kesempurnaan
untuk dapat dipersatukan.
KUPANG,25 MEI 2026