Sela Anatasia - Dagu yang Tak Pernah Menyentuh Bahu (Lirika 9)

📅 Mei 16, 2026

Dagu yang Tak Pernah Menyentuh Bahu 

Karya: Sela Anatasia



Bagaikan jiwa yang terpisah dari raga

Mati tak rela, hidup pun payah

Sukmanya telah lama direnggut paksa

Hatiku telah usang bersarang laba-laba; tak tersentuh peluk ayah 


Tanganku bisa menyentuh keriputnya lenganmu

Berdampingan dan berdekatan, namun jauh dalam ingatan 

Ragamu ada di sana, tapi hatiku tak bersamamu

Tanganku lelah meraba angan dalam bayangan 


Telingaku bisa mendengar deru napasmu yang sesak

Bersebelahan dan bersahut-sahutan

Tapi telingaku tak biasa ditanya tentang ‘bagaimana harimu, nak?’ 

Asing dan tabu dalam lamunan


Kita makan di meja yang menjadi ruang temu

Mengunyah waktu dengan perlahan 

Tapi lidahku tak pernah mencicipi hadirmu

Tak terasa; tak bermakna bagai bumbu yang terlupakan 


Bukan maaf yang ku mau

Tapi peluk yang ku dambakan 

Tak berjarak semu 

Hanya tersentuh dalam doa dan harapan





Jambi, 14 Mei 2026