Karya: Nur Rahmi Habari
Hari ini hujan kembali turun dengan perasaan yang tak karuan
Derasnya menenggelamkan jalan yang penuh kenangan
Mengguyur habis semesta beserta luka yang basah
Seirama dengan genangan,langkah aku terhenti
Sebuah payung di genggaman tanganku
Berusaha menutupi kita,tapi tak cukup buat bilang""aku pergi""
Basah kuyup kita berdua,tapi tawa kita hangat
Tawamu indah,tapi senyummu hanya cukup di kenang
Setiap sudut lorong-lorong itu,bayanganmu menetap
Mata kita bertemu di sela payung,tapi pandangan kita beda arah
Bahu kita bersentuhan,tapi jarak kita selebar semesta
Kita adalah teka-teki tanpa jawaban
Biarlah hujan menjadi saksi kita yang sedekat nadi,namun jauh sejauh semesta
Biarlah angin membawa seribu kenangan tanpa arah
Aku masih di sini,di tempat yang sama,dengan rasa yang sama
Berharap aku dan kamu,bisa menjadi kita.
Ambon,22 mei 2026