Tali Yang Saling Mengikat Mimpi
Tali yang saling mengikat mimpi di bawah langit
yang kerap berubah warna,
kita berdiri, merajut benang benang doa
bukan sekedar kata, namun sebuah janji yang nyata.
kau bawa satu ujung asa,
aku genggam sisanya,
hingga menjadi tali yang kokoh,
tak rapuh oleh cuaca.
saat kaki ku goyah di jalan terjal,
ikat mu menjadi pegangan
agar aku tak terjatuh.
dan kala semangat mu meredup di telan sesal,
tarikan tangan ku akan membuatmu kembali tangguh.
mimpi kita bukan lagi tentang aku atau kamu,
melainkan sebuah bangunan yang kita susun berpadu.
meski badai mencoba mengurai simpul yang menyatu,
tali ini akan tetap mengikat,
membawa kita menuju pintu,
di mana segala lelah akan terbayar oleh kemenangan yang satu.
Denpasar, 07 Mei 2026