Karya: Muhammad taufik iyaas nata pramana
Di meja-meja berderet tertulis nama dan cerita kita,
belajar dari pensil, kertas bernoda,
Tawa ragu dan bisik harap menyusun langkah kecil,
seribu langkah menuju ujung pelabuhan.
Malam disinari lampu belajar tanpa lelah,
lembar jawaban menjadi saksi tekad yang menyala.
Ketika lelah mencubit dan waktu terasa melawan,
senyum teman menunda menyerah.
Kita tukar catatan, tukar doa,
menghapus takut dengan semangat.
Kesalahan bukan akhir, melainkan peta koreksi,
keberhasilan kecil jadi alasan untuk terus melaju.
Hari ujian seperti gelombang besar yang mendekat,
tapi kita berdiri berbaris, bahu saling bertumpu erat.
Kelulusan bukan sekadar angka di kertas,
melainkan kisah yang tak pernah melepaskan janji.
Di hari pengumuman keluar bukan hanya nama,
melainkan kenangan kerja keras, tawa, dan luka bersama.
Kita melangkah bukan sendiri, melainkan sebagai kelas,
menuju pintu, dan membawa cerita yang sama pula.
Bandung, 21 Mei 2026