Karya: Moh Girlang Senelur
Cara Lain Berjuang
Semesta boleh menawarkan segala yang indah,
namun matamu menyimpan bahasa
yang perlahan kupelajari,
agar namamu abadi dalam kiblat cinta.
Ia seperti langit malam,
yang diam-diam menenangkan.
Seperti bulan,
yang tak pernah lelah
menemani sepi hingga pagi pulang.
Maka izinkan aku berjalan bersamamu dengan cara sederhana.
Kau dan aku juga belajar diam bersama.
Melalui tatapan yang lahir tanpa aba-aba,
melalui diam yang diam-diam menyimpan rumah.
Dan sejak itu,
Kita menjadi kapal kertas,
yang belajar berlayar di lautan bernama cinta,
meski ombaknya tak selalu ramah.
Kita belajar dari senja yang tetap mencintai mentari,
meski tahu mereka tak pernah benar-benar tinggal di langit yang sama.
Barangkali begitulah cara cinta bekerja.
Bukan tentang siapa yang saling memilih,
melainkan siapa yang tetap memilih bertahan,
dan berusaha bersama di tengah dunia yang terus berubah.
Ambon, 23