Karya: Maria Asumta Y. Korebima
Suara lembut mu masih ku ingat jelas,
seolah ada rasa yang bersembunyi di setiap kata.
Panggilan sayang itu selalu membuatku tenang,
dan mulai percaya, kita selalu bersama walau jauh.
Di balik layar kaca saat itu,
ada cerita yang tak pernah langsung aku dengar.
Tangan yang tak pernah ku genggam
dan mata itu tak pernah nyata saling menatap.
Aku perlahan mulai menyadari,
ada laut yang memisahkan pulau antara aku dan kamu.
Tapi hati selalu mempersatukan kita,
ia berjanji bahwa setiap detaknya akan terasa dekat.
Hingga walau terpisah laut yang membentang,
suatu saat kita akan nyata dalam bercerita.
Berjalan sambil menggenggam erat seolah tak ingin lepas
dan saling menatap dalam rindunya kenyamanan.
Aku selalu percaya bahwa,
bukan berarti pisah pulau pisah hati.
Aku memaknai kita, pisah pulau satu hati,
yang tak pernah pisah hingga nyata dalam setiap mimpi.
Maumere, 21 Mei 2026