Kode yang Tak Terjawab
Kita berbagi udara yang sama.
Menginjakkan kaki di tanah yang sama.
Aku selalu melihat punggungmu dari belakang,
namun kau tak pernah percaya atas prasangka.
Tangan kita hampir bersentuhan,
saat berjalan dalam kerumunan.
Namun ada desakan yang menyuruh untuk selalu berjarak,
memciptakan tanya yang tak kau tanyakan.
Dekat namamu selalu kuingat dalam kepala.
Jauh rasaku tak pernah kau kira.
Aku selalu memberi kode dekat, namun kau tak mendekat.
Aku ada rasa namun kau tak pernah merasa,
sama-sama ada namun tak bersama.
Pacitan, 24 April 2009