Mencari Alamat di Bahu Sebelah
Di atas satu sofa kita duduk bersama
Merambat panas tubuhmu yang kurasa sama
Hanya seujung kuku jarak raga kita berdua
Namun ada jurang dalam jemari yang tak terduga
Bak mencari alamat di kota asing yang sepi
Bahasanya tak kupahami, menyesakkan di tepi
Padahal kau bersandar tepat di bahu sebelah
Namun bertanya padamu hanya membuatku lelah
Matamu terbuka lebar menatap ke depan
Sambil menyelundupkan ingatan dalam kesunyian
Kau bawa semua pergi ke tempat tak bernama
Meninggalkan aku di sini dalam hampa yang lama
Di radius nol ini aku butuh visa
Sekadar melintasi meja saja terasa siksa
Memohon izin masuk ke wilayah hatimu yang kini
Dijaga ketat kebisuan yang sunyi dan menyendiri
Tersesat paling penat adalah saat raga berbagi udara
Namun jiwa kita saling memunggungi tanpa bicara
Oksigen yang sama kita hirup di dalam dada
Tapi sunyi di antara kita tetap tak ada beda
Jembrana, 06 Mei 2026