Karya: Firda Aisyah
Semua telah dirancang
Dipahat seusia keinginan.
Namun sekat itu
masih terlalu tinggi
Akankah kita bersama?
Mimpi yang indah selalu tercipta
Berusaha terus meyakinkan
Bahwa kaulah pilihan hati
Diri ini bagian dari jiwamu
Raga yang seakan tak bisa dipisah
Tapi mengapa masih ada tembok tebal
Yang diam-diam membentang
Setiap kali kita hampir saling meraih?
Aku tak lelah memperbaiki jembatan
dari untaian doa di sepertiga malam
dan dari rindu yang kukirim tanpa alamat
Karena bersamamu bukan sekadar mimpi
Ia adalah pulang
yang tak pernah punya peta
namun selalu kukenal jalannya
Maka biar sekat itu tetap tinggi
Aku akan terus memanjat
bukan dengan angkuh
tapi dengan kepasrahan yang menangis
Sampai suatu hari tak ada lagi jarak
hanya dua jiwa yang lelah berusaha
lalu sadar bahwa selama ini
mereka sudah bersama
dalam cara yang paling sunyi
dan paling dalam.
Sinabang, 20 Mei 2026