DEVAN HIKAM KURNIAWAN
DEKAT NAMUN JAUH

Kita duduk di tempat yang sama,
menghadap waktu yang tak pernah berhenti,
tertawa pada hal-hal sederhana,
seolah tak ada yang berubah di sini.

Namun entah sejak kapan rasanya berbeda,
sapaanmu tak lagi hangat seperti dulu,
kata-katamu terdengar biasa saja,
tanpa makna yang pernah kutunggu.

Kau begitu dekat di hadapanku,
bahkan bisa kuraih dengan tangan,
tapi hatimu seperti berjalan menjauh,
meninggalkan aku dalam kebingungan.

Mungkin ini yang disebut jarak,
bukan tentang ruang atau langkah,
melainkan rasa yang perlahan hilang,
meski kita masih saling berdekatan.

Subang, 4 mei 2026