Karya: Dena Safitri
Kita terlalu erat untuk sekedar bersua sebagai teman,
Namun terlalu samar untuk disebut lebih dari itu.
Sejak awal, tak pernah ada janji yang mengikat kita,
Semuanya hanya mengalir tanpa arah, tanpa nama.
Pertemuan yang tak direncanakan,
Membawa kita berhenti di persinggahan yang sama.
Satu tahun lebih kita terjebak
Dalam hubungan tanpa nama, tanpa tepi, tanpa kepastian.
Kau berdiam pada jarak yang janggal,
Dekat dalam rasa, jauh dalam genggam,
Segalanya terlalu samar untuk disebut pasti,
Dan terlalu nyata untuk disebut ilusi.
Barangkali memang ada kisah yang singgah
Hanya untuk mengajarkan kita,
Bahwa tak semua kedekatan layak menjelma kepemilikan,
Dan tak semua pertemuan mesti berlabuh menjadi pulang.
kini aku hanya mampu bertanya pada sunyi:
Akankah kita tetap bertahan di sini?
Menggantung antara jadi dan tidak jadi,
Menanti kepastian yang mungkin tak kunjung tiba.
Purwakarta, 22 Mei 2026