Karya: Christin Thanika
Tidak ada yang berubah dari arah langkahmu,
kau masih datang dengan senyum yang sama,
menyebut namaku seperti hari-hari sebelumnya.
Namun entah sejak kapan,
percakapan kita terasa seperti kewajiban
yang dipelihara oleh kebiasaan.
Aku berada di sampingmu,
tetapi tak lagi menemukan tempat
untuk menetap di hatimu.
Kita dekat dalam pandangan,
dekat dalam keberadaan,
tetapi jauh dalam makna.
Barangkali memang ada hal
yang perlahan berubah tanpa disadari,
mendekatkan raga tanpa mampu
menjaga perasaan tetap tinggal bersama.
Bandar Lampung, 24 Mei 2026