Karya: Cheila Adriane Putri
Aku hafal tanggal kelahiranmu,
seperti tahu persis arah pulang ke rumah sendiri.
Aku kenal jalan tempatmu tinggal,
warna dan hal kecil yang buatmu tersenyum.
Tentangmu aku tahu segalanya,
namun anehnya, tak lagi paham cara mendekat kembali.
Dulu kita pernah sedekat itu
obrolan tak berujung, tawa tulus,
lupa bahwa rasa bisa mengubah segalanya.
Hingga perasaan tumbuh diam-diam,
dan semua berubah jadi canggung serta asing.
Sering aku bertanya dalam sunyi:
mengapa rasa nyaman berubah jarak hanya karena cinta?
Kini kita masih dalam lingkaran yang sama,
saling pandang, namun terhalang tembok tak kasat mata.
Aku memilih mengagumimu dari jauh,
menyisipkan perhatian lewat hadiah sederhana,
dan terima kasih, kau menyambutnya indah.
Paling perih bukan kehilangan,
tapi melihatmu tiap hari namun tak bisa menggenggam.
Kita dekat tempat, tapi tak lagi utuh.
Aku belajar ada yang ditakdirkan menetap di hati,
bukan untuk dimiliki seutuhnya.
karawang, 23 Mei 2026