SUNYI DI SEBELAH NAD
Kita sedekat urat
di pergelangan waktu,
namun gema lebih fasih
daripada saling.
Matamu, lorong panjang
yang mengajarkan jarak
menyamar menjadi dekat.
Sedang aku
hanyalah senja
yang tersangkut di pagar azan:
tak pulang,
tak hilang.
Barangkali rindu
memang diciptakan Tuhan
bukan untuk tiba,
melainkan tinggal
di sebelah nadi.
Jember, 7 Mei 2026