Pentingnya Membaca bagi Seorang Penulis
👁️ dibaca
Membaca dan menulis adalah dua aktivitas yang tidak dapat dipisahkan. Seorang penulis yang baik hampir selalu merupakan pembaca yang tekun. Melalui membaca, penulis memperkaya kosakata, memahami berbagai gaya bahasa, dan mempelajari struktur tulisan yang efektif.
Membaca memberikan contoh konkret tentang bagaimana sebuah gagasan disampaikan. Dari buku, artikel, atau esai, penulis dapat belajar cara membuka tulisan dengan menarik, mengembangkan argumen, dan menutup dengan kesan yang kuat. Tanpa membaca, tulisan cenderung miskin variasi dan terjebak dalam pola yang monoton.
Selain itu, membaca juga memperluas wawasan. Penulis sering kali dituntut untuk menulis di luar pengalaman pribadinya. Dengan membaca, penulis memperoleh pengetahuan baru yang dapat diolah menjadi tulisan yang lebih kaya dan berbobot. Bahkan bacaan fiksi pun dapat memperdalam empati dan pemahaman terhadap karakter manusia.
Kebiasaan membaca juga membantu penulis menemukan suara atau gaya khasnya. Dengan terpapar berbagai gaya penulisan, penulis dapat memilih, mengadaptasi, dan memadukan teknik yang sesuai dengan kepribadiannya. Gaya menulis yang matang biasanya lahir dari proses panjang membaca dan mencoba.
Oleh karena itu, membaca sebaiknya dijadikan rutinitas bagi siapa pun yang ingin menekuni dunia kepenulisan. Tidak harus selalu membaca karya berat; membaca apa pun secara kritis sudah merupakan latihan yang berharga.
Sumber:
Stephen King. On Writing. Scribner.
Adler, Mortimer J., & Van Doren, Charles. How to Read a Book. Simon & Schuster.
Posting Komentar