Disiplin Menulis dan Manajemen Waktu
👁️ dibaca

Table of Contents

Banyak penulis pemula terjebak dalam mitos inspirasi. Mereka menunggu mood yang tepat untuk menulis, padahal inspirasi sering kali datang justru ketika penulis mulai bekerja. Di sinilah pentingnya disiplin dan manajemen waktu dalam kepenulisan.

Disiplin menulis berarti menetapkan waktu khusus untuk menulis dan mematuhinya. Tidak perlu lama; menulis 20–30 menit setiap hari sudah cukup untuk membangun kebiasaan. Konsistensi lebih penting daripada durasi panjang yang jarang dilakukan.

Manajemen waktu membantu penulis menyeimbangkan menulis dengan aktivitas lain. Dengan jadwal yang jelas, menulis tidak lagi dianggap sebagai beban tambahan, melainkan bagian dari rutinitas. Penulis profesional umumnya memperlakukan menulis sebagai pekerjaan yang memiliki jam kerja.

Hambatan seperti rasa malas atau takut tulisan jelek dapat diatasi dengan disiplin. Ketika menulis sudah menjadi kebiasaan, penulis tidak lagi terlalu memikirkan kualitas di tahap awal. Fokus utama adalah menyelesaikan draf, lalu memperbaikinya kemudian.

Disiplin menulis bukan berarti memaksa diri secara berlebihan, melainkan membangun komitmen jangka panjang. Dengan disiplin dan pengelolaan waktu yang baik, produktivitas menulis akan meningkat secara alami.

Sumber:

  • Boice, Robert. Professors as Writers. New Forums Press.

  • Clear, James. Atomic Habits. Avery.

Posting Komentar